Penandatanganan MoU Kerja Sama dengan UPT Pelatihan Kerja Industri /BLKI Singosari MalangPenandatanganan MoU Kerja Sama dengan UPT Pelatihan Kerja PPTKLN Wonojati MalangPenandatanganan MoU Kerjasama dengan Bank BNIPenghargaan Dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Malang Sebagai Sekolah Bebas NarkobaLebih Bisa !! Bisa Lebih !! dengan Kekeluargaan & Kebersamaan

Teknik Manajemen Konflik Perspektif Islam

Manusia cenderung untuk melakukan konflik, sebagaimana yang digambarkan dalam dialog antara Allah dengan para malaikat sewaktu akan menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Mereka berkata, mengapa Engkau hendak menjadikan (khafilah) di bumi itu, orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau dan mensucikan engkau ? Tuhan berfirman : Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” (al-Baqarah: 30).

Dialog tersebut mengisyaratkan bahwa ada dua bentuk konflik yang cenderung dibuat manusia yakni membuat kerusakan dan menumpahkan darah. Dengan alasan inilah manusia diklaim malaikat sebagai makhluk konflik sedangkan mereka adalah makhluk suci karena selalu bertasbih dan mensucikan Tuhan.

Namun yang menarik adalah ketika Tuhan mengakhiri ayat itu dengan “Aku Maha Tahu terhadap apa yang kamu tidak ketahui”. Seakan mengisyaratkan adanya sesuatu dibalik penciptaan tersebut, dan ternyata memang manusia dibalik kelemahannya memiliki sejumlah kelebihannya yakni keahlian manusia memenej kekurangannya sehingga kelebihannya tetap ada dan tidak hilang.

Konflik yang sering timbul dikalangan manusia karena ketidakselarasan tujuan, perbedaan kepentingan karena latar belakang sosial yang berbeda, adanya kelangkaan, persaingan yang ketat dan perubahan-perubahan. Munculnya permusuhan, emosional dan kebencian sumbernya antara lain karena naluri agresif manusia yang ingin merusak pihak-pihak tertentu.

Konflik sebetulnya tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan, baik dalam skala besar maupun kecil, serius atau tidak. Tapi konflik harus dikendalikan antara lain dengan mencegah agar tidak berkembang diantaranya menyadari posisinya dibandingkan orang lain, menghilangkan prasangka buruk dan mengembangkan rasa kasih sayang. Dan yang paling penting adalah mencari kesamaan bukan mencari perbedanya.

Diantara petunjuk yang diberikan Islam dalam upaya menghilangkan konflik adalah firman Allah yang memerintahkan agar seorang muslim tidak menghina atau memperolok orang lain. Firman Allah : “Hai orang yang beriman, janganlah satu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain. Boleh jadi mereka yang diolok-olokkan lebih baik dari mereka yang mengolok-olok” (al-Hujurat:11).

Untuk mengatasi konflik hendaklah pihak yang saling bertikai melakukan islah atau perdamaian dan saling memaafkan. Jika tidak memungkinkan, maka hanya bisa bermohon kepada Allah agar dilindungi dari kejahatan lawan konflik yang tidak memiliki kesadaran itu.

Sementara itu untuk menekan timbulnya konflik, harus selalu dikembangkan rasa persatuan dan kesatuan, rasa kasih sayang dan kemanusiaan sesuai ajaran Islam, menumbuhkan kesadaran bahwa kita dengan orang lain itu adalah sama (tidak egois), dan besikap terbuka.

Dalam manajemen konflik ada beberapa teknik yang dapat dikembangkan. Di antaranya yaitu:
Teknik pertama, yaitu mengembalikan kepada sumber hukum yang dijadikan pegangan dalam berorganisasi. Islam memberikan satu kasus dalam menyikapi perbedaan pendapat. Misalnya, dalam surat an-Nisa ayat 59.
      "Hai orang-orang beriman, taatilah Allah dan Rasul-Nya, dan Ulil Amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (Sunah), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."
Sikap ini memberikan sebuah gambaran bahwa kita perlu mengembangkan sikap hidup yang 'law oriented' (berpusat pada sumber hukum). Sikap ini menjadi prasyarat utama untuk membangun masyarakat hukum di lingkungan organisasi atau negara kita.
Teknik kedua, yaitu kembalkan pada ahlinya. Tidak semua masalah perusahaan dapat diselesaikan oleh setiap karyawan atau pimpinan. Sepanjang problema perusahaan itu dapat diselesaikan oleh pihak internal, selesaikanlah sebagaimana mestinya. Namun manakala tidak dapat dituntaskan oleh pihak internal, dapat dilakukan dengan meminta konsultasi kepada ahlinya. Sebagaimana yang Allah swt. perintahkan.
       "Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kamu kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui."

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Islam memiliki petunjuk mengenai pengendalian konflik. Sebab agama ini menata semua aspek kehidupan dan aktifitas manusia agar selalu bernuansa kesatuan dan persaudaraan, serta kasih sayang.

*diambil dari berbagai sumber

Berita Dalam Foto

smadita | SMA Diponegoro Tumpang | Paskibra SMA Diponegoro Tumpang - Tryout Ujian Nasional 2014 smadita SMA Diponegoro Tumpang - MTQ & MKQ Penyerahan Dokumen MoU Kerjasama SMA Diponegoro Tumpang (SMADITA) dg Bank BNI Transparansi & pelaksanaan BOS smadita - Kelas Entrepreneur di Parade Pangan Nasional 2014
Peringatan Maulidurrosul SAW 1435 H / 2014 di SMA Diponegoro Tumpang (SMADITA ) Jadwal Tryout Ke-1 Kls XII dan Jadwal Pergantian Libur Kls. X & XI smadita - THE MOST TRUSTED LEADING EDUCATION SCHOOL OF THE YEAR 2013 smadita - raport ganjil 2013/2014 smadita - program tabungan dana pensiun smadita | jadwl ujian praktek 2013/2014 smadita - Juara II Mading SMA/Sederajat SeMalang Raya - UNIBRAW
smadita - Peringatan Tahun Baru 1435H & Santunan Anak Yatim-Piatu smadita - KSL SMADITA bersama Onno W. Purbo (Pakar FOSS-Linux Indonesia) smadita - Beauty Class Inez 2013 smadita - sosialisasi kurikulum 2013 smadita - Lomba lukis Tembikar & Mural dalam HUT Kab.Malang 2013 Penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1434H/2013M smadita - SMA Diponegoro Tumpang - OSIS smadita - sma diponegoro tumpang - OSIS SMADITA - SMA Diponegoro Tumpang - HUT RI
SMADITA - SMA onegoro Tumpang - Kampanye OSIS Sosialisasi Program - SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA LDKCP OSIS MPK - SMA DIPONEGORO TUMPANG - SMADITA MOS Workshop Touring - SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Keliling 1434H SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Safari 1434 H SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Halal Bihalal 2013 SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - 1434 H SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - POSKO MUDIK
SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Istighosah awal SMA Diponegoro Tumpang Malang - SMADITA - Data Padamu Negeri SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - EXPO Paemran produktif 2013 SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Otomotif SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Anti Narkoba SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Study Tour BLKI 2013 SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Pleno Kenaikan Kelas SMA Diponegoro Tumpang - SMADITA - Pembekalan Dunia Kerja 2013

Halaman

Tenaga Pendidik & Kependidikan

Drs. Djasmani, M.Si Ninik Hartati Novita Defi, S.Psi., S.Pd Nurjamilah, S.Pd Nigi Prawitasari, A.Md Ahmad Buchory Syaida Rohmah, SE Ahmad Nurul Huda