Kegiatan Santunan Anak Yatim 10 Muharram 1442 Hijriyah

(29 Agustus 2020) Sebagai bagian dari perayaan hari besar Islam, Tahun ini SMA Diponegoro Tumpang, kembali mengadakan acara santunan anak yatim bertajuk ” Berbagi Kasih dan Sayang di Bulan Muharram“. Kegiatan santunan tersebut merupakan tradisi rutin yang selalu melibatkan banyak peserta, baik dari lingkungan SMADITA sendiri, maupun donatur yang berasal dari masyarakat luar, serta alumni SMA Diponegoro Tumpang.

Ada yang berbeda pada perayaan tahun ini, dimana karena dampak dari pandemi Covid -19 yang belum hilang, acara diselenggarakan dengan sederhana dan lebih singkat. Selain itu, peserta yang hadir tampil dengan masker sesuai protokol kesehatan. Yang berbeda lagi adalah, santunan juga disiarkan secara live melalui media facebook dan youtube sekolah untuk menjangkau netizen agar tetap bisa menyaksikan acara santunan tahun ini. Acara dihadiri oleh beberapa perwakilan siswa yang sejak pagi, telah mengkhatamkan pembacaan ayat suci Al Quran. Selain itu, guru guru dan karyawan juga hadir, untuk mengikuti pengajian singkat, yang disampaikan oleh Bapak Drs. Agus Moh. Yasin, selaku Direktur penjamin mutu yayasan Diponegoro Tumpang. Dan hadir pula Bapak camat Tumpang yang ikut memberikan pemahaman kepada peserta, tentang info terkini salah satunya mengenai Covid 19, dan apresiasi terhadap SMA Diponegoro Tumpang dalam partisipasinya mendukung program-program pemerintah.

Di puncak acara, perwakilan anak yatim dari SD AN-NUR Tumpang, menyampaikan rangkaian do’a untuk kepala sekolah, guru/karyawan, Siswa SMADITA, dan tentunya untuk seluruh keluarga besar SMA Diponegoro Tumpang. Kemudian disampaikan juga ucapan terima kasih kepada seluruh donatur acara santunan, yang setiap tahun selalu berpartisipasi dalam santunan. Perayaan kali ini, dihadiri oleh perwakilan anak yatim dari beberapa sekolah saja, yang secara simbolis menerima santunan dari panitia. Dan untuk anak yatim lainnya, panitia mengirimkan santunan secara langsung ke alamat sekolah masing-masing, untuk selanjutnya didistribusikan kepada anak yatim di sekolah tujuan santunan. Total anak yatim yang disantuni untuk tahun ini sejumlah 111 anak. Harapan dari panitia adalah meskipun acara berlangsung dalam situasi pandemi, semoga melalui kegiatan ini, dapat lebih meningkatkan kesadaran kita untuk selalu berbagi dengan sesama, khususnya anak yatim.

Bagikan informasi ini: